Games Slot – Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan Playstation 5 mereka, jawaban dari pertanyaan begitu pelik tersebut tidak lagi terbatas hanya pada peningkatan performa saja. Bahwa ia tidak lagi sebatas pada peningkatan resolusi, tekstur visual lebih tajam, dan grafis yang kian mendekati dunia nyata. Bagi Sony, ini adalah kesempatan untuk menawarkan pengalaman lebih imersif lewat implementasi teknologi yang lain. Dua di antaranya? Tentu saja sang kontroler – DualSense yang fantastis lewat Haptic Feedback dan Adaptive Trigger-nya dan PULSE 3D Audio yang langsung jadi peripheral yang ditawarkan di hari pertama. Untuk yang terakhir ini, ia didesain untuk memfasilitasi teknologi baru Playstation 5 – 3D Audio.

Maka seperti namanya, yang bahkan datang dengan jargonnya sendiri – Tempest Tech Audio, Sony hendak menjadikan audio sebagai salah satu sumber pengalaman bermain yang lebih imersif. Setelah disambut dengan rilis headset PULSE 3D Audio wireless sejak hari pertama rilis, Sony kini menawarkan varian warna baru berwarna hitam legam seperti varian DualSense sebelumnya – Midnight Black yang akhirnya tiba di tangan kami. Tentu saja, kehadirannya menjawab rasa penasaran yang besar soal seberapa signifikan audio yang ia hasilkan dan seberapa ia berpengaruh pada pengalaman bermain yang ada.

Lantas, seperti apa performa yang ditawarkan oleh PULSE 3D Wireless ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai perangkat yang tak sulit menawarkan sensasi tiga dimensi ke dalam telinga Anda? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Desain dan Fitur

Nyaris terlalu sederhana sepertinya adalah kata yang akan kami pilih untuk menjelaskan total tema desain PULSE 3D Wireless Headset dari Sony ini, terutama untuk varian Midnight Black yang kini membuat keseluruhan warnanya hadir hitam legam. Apa pasal? Karena tak seperti kebanyakan headset gaming, terutama untuk pasar PC yang begitu menjual logo besar dan RGB, PULSE 3D hadir sederhana. Tidak ada lampu kelap-kelip ketika Anda menyalakannya, hanya sebuah LED kecil sebagai indikator informasi. Sejujurnya desain seperti ini justru membuat PULSE 3D terasa misterius dan elegan di saat yang sama. Setidaknya tidak akan ada banyak mata yang memandang Anda “lebay” jika Anda memutuskan untuk menggunakannya di luar ruangan misalnya.

Bentuk sederhana ini sayangnya juga datang dengan material yang memang membuat beratnya lebih bisa ditoleransi untuk penggunaan yang lama, namun mau tidak mau, membuatnya terasa ringkih pada saat Anda angkat dan kenakan di kepala. Yang paling menyebalkan adalah segudang tombol yang tersedia di bagian sisi kiri Anda. Tentu saja bukan karena fungsi instan yang ia usung, tetapi karena bentuk dan ukuran setiap tombol yang sebegitu kecilnya, hingga mustahil Anda bisa menebak dan menerka apa yang sedang Anda tekan dengan hanya rabaan saja. Seberapa kecil? Sekecil hingga kami harus mencari dan memerhatikan mana tombol power wireless headset ini setiap kali hendak kami kenakan atau lepas.

Setidaknya dari sisi kenyamanan, desain dan material yang ia tawarkan membuat proses untuk mengenakannya dalam waktu yang lama, baik untuk gaming ataupun proses streaming, menjadi jauh lebih bisa ditoleransi. Material seperti ini membuatnya terasa ringan dengan kedua sisi cup yang tidak akan terasa menekan dan mencengkeram, yang di beberapa headset lain, bisa membuat telinga Anda cepat panas dan berkeringat. Ini tentu saja menjadi kompromi yang akan kami terima dengan tangan terbuka. Apalagi untuk gamer dengan ukuran kepala besar seperti kami, ia juga terasa cukup untuk memfasiltasi hal tersebut walaupun ada sedikit bagian kecil daun telinga yang tidak tertutupi.

Salah satu bagian terbaik dari PULSE 3D Wireless Headset – Midnight Black ini adalah paket penjualan yang ia usung. Walaupun jelas ia menargetkan Playstation sebagai “rumah utama”, Sony sepertinya memahami bahwa ada kemungkinan ia juga dimanfaatkan untuk peripheral yang lain. Selain dongle alias “Wireless Adaptor” yang bisa dipakai langsung di PC via proses plug and play, ia juga menyediakan kabel 3.5-mm jack untuk Anda yang hendak menggunakannya di perangkat mobile, misalnya.

Sayangnya, Sony tidak berbagi banyak informasi soal spesifikasi teknis yang diusung oleh headset ini.

Baca juga :

By JAGO77